Latar Belakang
Mikrofon adalah perangkat yang mengubah gelombang energi mekanik atau suara menjadi gelombang energi listrik. Berbicara ke dalam mikrofon menggairahkan (menggerakkan) diafragma yang digabungkan ke perangkat yang menciptakan arus listrik sebanding dengan gelombang suara yang dihasilkan.
Mikrofon adalah bagian dari kehidupan sehari-hari. Mereka digunakan dalam telepon, pemancar untuk radio komersial dan siaran televisi, radio amatir, monitor bayi, tape recorder, gambar bergerak, dan sistem alamat publik. Ada berbagai jenis mikrofon — desainnya tergantung pada aplikasinya. Studio rekaman suara, radio dan televisi, dan film bergerak menggunakan mikrofon jenis pita atau kondensor karena reproduksi suara berkualitas tinggi. Sistem alamat publik, telepon, dan sistem komunikasi radio dua arah dapat menggunakan karbon, keramik, atau mikrofon dinamis karena fleksibilitas dan biayanya yang rendah.
Sejarah
Mikrofon pertama diciptakan sebagai pemancar telepon oleh Alexander Graham Bell pada tahun 1876. Itu adalah perangkat cair yang tidak terlalu praktis. Pada tahun 1886, Thomas Alva Edison menemukan mikrofon karbon praktis pertama. Mikrofon karbon digunakan untuk transmisi radio dan secara luas dalam pemancar telepon sampai tahun 1970 ketika mereka digantikan oleh elemen keramik piezoelektrik.
Mikrofon karbon memiliki rentang frekuensi terbatas, dan tidak akan mereproduksi musik secara efektif. Pada tahun 1916, mikrofon kondensor dikembangkan oleh E. C. Wente dari Bell Laboratories. Mikrofon kondensor membutuhkan penguat yang terpasang di dalam mikrofon untuk mengambil sinyal yang redup. Mikrofon kondensor digunakan untuk siaran radio dan generasi pertama gambar gerak suara.
Sebuah terobosan besar dalam teknologi mikrofon akan datang pada tahun 1931 dengan penemuan kumparan bergerak atau mikrofon dinamis oleh Wente dan A. C. Thuras dari Bell Laboratories. Mikrofon dinamis memiliki tingkat kebisingan atau distorsi yang lebih rendah daripada mikrofon karbon dan tidak memerlukan daya untuk beroperasi. Mikrofon dinamis saat ini digunakan secara luas di semua bidang komunikasi dan hiburan.
Pada tahun 1931, mikrofon pita diperkenalkan oleh RCA, dan menjadi salah satu mikrofon yang paling banyak digunakan untuk industri rekaman dan penyiaran vokal. Itu dianggap oleh banyak orang sebagai mikrofon yang terdengar paling alami yang pernah dibuat. Pita mikrofon sangat berat, sekitar 8 lb (3,6 kg), dan dapat dengan mudah rusak oleh kejutan atau bertiup ke dalamnya. Variasi pita mikrofon masih digunakan sampai sekarang.
Mikrofon keramik atau kristal diciptakan tahun 1933 oleh Astatic Corporation ketika C. M. Chorpening dan F. H. Woodworth menemukan bahwa mereka dapat membuat mikrofon dari garam Rochelle atau kristal piezoelektrik. Mereka menemukan bahwa ketika gelombang suara menghantam kristal-kristal ini, mereka bergetar dan menciptakan arus listrik.